Aku duduk sembari mendekap cangkir ku,

baru sadar aku terlalu erat memegangnya, sampai-sampai kukuku menjadi putih.

Dan kau, duduk sembari memainkan ponsel mu,

tapi kau terlihat santai.

 

Perbincangan terakhir yang selalu membuatku bertanya-tanya lagi.

Perbincangan yang selalu tak ada ujungnya,

yang selalu sukses membuat ku terdiam.

Membuatku diam walaupun masih ada sekitar 1000 pertanyaan di benak ku.

 

Bukan masalah di perbincangan nya,

atau pun cara bicaramu,

atau mungkin masalah yang sedang kita bahas.

Tapi cara mu menatapku, masalahnya.

 

Karena aku tau,

caramu menatapku adalah aku bukan sosok wanita yang bisa kau cintai lagi,

atau pun wanita yang akan kau cintai kelak.

Jelas bukan kalimatku yang tadi.

 

Entah nanti di akhir cerita kita.

Kau yang kehilanganku? Atau aku yang kehilanganmu?